Banyak bakteri memiliki struktur di luar sel lainnya seperti flagel dan fimbria yang digunakan untuk bergerak, melekat dan konjugasi. Beberapa bakteri juga memiliki kapsul yang
beperan dalam melindungi sel bakteri dari kekeringan dan fagositosis.
Struktur kapsul inilah yang sering kali menjadi faktor virulensi
penyebab penyakit, seperti yang ditemukan pada Escherichia coli dan Streptococcus pneumoniae.
Bakteri juga memiliki kromosom, ribosom, dan beberapa spesies lainnya
memiliki granula makanan, vakuola gas, dan magnetosom. Beberapa bakteri
mampu membentuk diri menjadi endospora yang membuat mereka mampu
bertahan hidup pada lingkungan ekstrim.
Clostridium botulinum merupakan salah satu contoh bakteri
penghasil endospora yang sangat tahan suhu dan tekanan tinggi, dimana
bakteri ini juga termasuk golongan bakteri penyebab keracunan pada
makanan kaleng.
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFTXO_HCbzCGv5AuqLAR7-StNUqFrVJFjg0NwRxaploxxWruFKmNH5kOHnudmDV8JgGD6pJ76HNjW8kMlfFK54Jcs-VyDFm0Uzz7O9-YlB5mcm80yudkNq7Qmp9aQCdzJW5hZNeEKIH6bz/s1600/bakteri.jpg)
check in out to:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar